nurar11s's blog

Just another weblog

Saya mempunyai pengalaman yang mungkin ada kaitannya dengan salah satu sifat ilmuwan. Pengalaman ini baru saja saya dapat sesaat sebelum saya tuangkan dalam bentuk tulisan komputer ini.

Jum’at pagi, seperti hari-hari sebelumnya saya ada mata kuliah yang harus saya hadiri, yaitu mata kuliah bahasa Indonesia. Mata kuliah ini akan dimulai pada pukul 7 pagi, yang notabene pada jam-jam tersebut merupakan jam yang ideal bagi saya untuk tidur. Dengan nyawa yang baru terkumpul setengah, saya pun buru-buru pergi mandi dan berangkat kuliah di gedung TPB tepatnya di RKU 1.02. Sesampainya di sana, betapa herannya ketika saya ketahui belum ada kawan-kawan yang datang kecuali seorang ibu-ibu yang sedang duduk dengan tenangnya di kursi depan ruangan kuliah yang akhirnya kuketahui beliau adalah dosen mata kuliah bahasa Indonesia untuk responsi. Setelah menunggu sekitar setengah jam teman-teman telah banyak yang hadir dan pintu pun segera dibuka. h Singkat cerita setelah kuliah berlangsung selama kurang lebih 100 menit dan jam menunjukkan pukul 08.40, kuliah pun diakhiri dan saya melanjutkan perjalanan untuk kembali ke asrama karena tak ada lagi kewajiban untuk kuliah hari ini. Selama perjalanan ke asrama saya berusaha mengingat kembali tugas-tugas yang diberikan oleh dosen pada hari-hari sebelumnya. Setelah sampai di asrama, saya segera melepas sepatu dan menuju kamar untuk mengerjakan tugas-tugas yang telah diberikan oleh bapak ibu dosen. Namun, betapa terkejutnya saya ketika setelah saya rogoh saku celana saya, ternyata kunci kamar saya tidak ada. Di depan kamar saya terdiam sejenak mengingat kemana perginya kunci kamar saya. Setelah beberapa detik, barulah teringat bahwa kunci kamar saya masih menggantung di lemari kamar saya. Betapa bingungnya saya pada saat itu. Saya berusaha mengecek kamar-kamar lain, yah setidaknya menumpang duduk lah sambil menunggu teman sekamar saya datang. Dan herannya lagi, semua pintu kamar selorong saya telah dalam keadaan terkunci rapat. Makin bingung lagi saya dibuatnya. Saya pun hal tersebut pada seorang teman yang kebetulan baru pulang kuliah juga. Dan dia berkata,”Ya udah, priksa saja jendela masing-masing kamar. Siapa tau masih ada yang terbuka.” Hal tersebut lah yang menginspirasi saya untuk melanjutkan usaha setidaknya numpang duduk di kamar teman selorong. Dari pada hanya bengong tidak jelas menunggu teman sekamar datang. Saya mulai memeriksa deretan kamar depan, dan benar saja ada salah satu kamar yang jendelanya terbuka. Segera saya periksa kamar tersebut, dan ternyata tidak ada orangnya. Karena ada perasaan tidak enak juga masuk seenaknya ke kamar orang, saya berniat memeriksa deretan kamar belakang terutama kamar saya yang ada di deretan belakang. Dengan tangan masih menggenggam sepatu, saya cek kamar satu per satu yang ada di deretan belakang. Namun, ternyata tak ada jendela yang terbuka termasuk jendela kamar saya. Dan dengan perasaan harap-harap cemas saya mencoba menggoyang-goyangkan jendela kamar saya satu per satu sambil berharap bisa dibuka dengan paksa. Lalu yang terjadi benar-benar membuat saya terkejut sekaligus kegirangan karena ternyata ada salah satu jendela kamar yang tertutup namun tak terkunci. Saya pun masuk ke dalam kamar dengan melompati jendela dan segera mengambil kunci yang masih menggantung di lemari kamar sambil berharap kejadian serupa tak akan terulang kembali.

Beberapa saat ketika saya sedang mengerjakan tugas ini, teman saya datang dan mengatakan kalau dia memang sangaja tidak mengunci jendela kamar saya sebelum pergi kuliah tadi dikarenakan dia mengetahui kalau saya lupa tak membawa kunci kamar.

Teman2 baru di asrama,manteepp cuy..

dari sabang sampe merauke!! :D